Seperti yang pernah saya ceritakan di laman Nepangkeun, saya termasuk orang yang gampang mengalah, sulit sekali rasanya untuk seketika mengungkapkan kekesalan tanpa perduli dia yang menjadi target merasa sakit hati. Yang terpenting apa yang di dalam hati tersalurkan pada orangnya. Mendapatkan lega hati dan rasa menang. Kadang saya berharap sekali seperti orang-orang yang mudah mengungkapkan kekesalannya, seketika mereka puas.
Yang sering saya lakukan adalah memendam, tapi tampak tidak mungkin kekesalan itu tidak terlihat diwajah saya. Pada saat biasa-biasa saja saya sering dinilai sebagai orang judes, dengan mata yang sipit, bibir yang agak cemberut dan lirikan yang nyebelin kalau kata orang. Apalagi pada saat memang saya sedang kesal, bayangkan muka saya yang tadi ditambah intonasi bicara yang pendek-pendek dan terkesan sekedarnya. Harusnya dengan penampilan seperti itu orang-orang bisa menangkap apa yang sedang saya rasakan, terutama bagi si target, tapi tidak sedikit mereka malah dengan cueknya menganggap sikap saya biasa-biasa saja. Nah, ini memang kekurangan saya satu lagi, tidak ingin mengutarakan keinginan tapi berharap orang lain mengerti. Ya, saya tahu ini salah *plak (tampar diri sendiri..hehe)
Saat saya benar-benar kesal, dan memutuskan untuk mengeluarkan amarah itu kepada orang yang bersangkutan, selalu saja meninggalkan rasa yang tidak nyaman. Bukannya lega hati dan merasa menang yang saya dapatkan, tapi kekesalan setelah marah yang masih tersisa dan rasa canggung terhadap orang tersebut. Jadinya makin bingung dan makin kesal. Rasanya tidak jauh beda dengan saat saya benar-benar kesal namun saya pendam rasa itu. Yang ada hanya kekesalan yang berkepanjangan.
Memang inti dari marah adalah menyakiti orang lain, berharap orang tersebut merasakan apa yg kita rasakan. Tapi sebenarnya marah itu lebih banyak melukai diri sendiri ketimbang orang yang kita marahi. Bahkan dengan hanya memendam saja itu sudah melukai diri sendiri. Rasanya untung juga susah marah, karena tetap yang rugi diri sendiri. Yang paling baik adalah tidak perlu marah. #Fight
Pic taken from deviantart by Tyshea
Pic taken from deviantart by Tyshea
















