Sunday, September 30, 2012

LEMAH

Saat-saat merasa lemah ialah saat-saat kita mengetahui bahwa kita sedang menyiksa diri sendiri. Bersedih hati, resah, putus asa, patah hati terhadap apa yang belum atau mungkin tidak dimiliki. Secara sadar ilmu sebenarnya telah dimiliki, segala solusi telah tertulis dan diketahui, pengaplikasianlah yang kemudian dipertanyakan. Apakah ini efek dari sebuah karakter penyerah, tak berani mengambil resiko? Atau hanya sebuah pembenaran semata.

Karena layaknya rindu, kesedihan pun candu, semakin sedih hingga sepi terasa. Terkadang kita malah menikmatinya, menyendiri di kamar gelap berbaring di kasur dengan selimut menutupi kepala menangis setiap lagu patah hati terdengar dari radio, dan kita lakukan ini setiap hari hingga entah kapan.

Saat ini saya tidak akan memberikan nasihat, karena rasanya terlalu mudah untuk diucapkan dan saya pun belum ahli dalam mengatasi hal ini. Tapi rasanya lelah juga untuk merasakan ini semua, apalagi setiap hari dan entah akan berakhir kapan. Selama kita belum puas merasakan sakitnya rasanya kita akan terus melakoni ini.  

Maka ini semua harus berhenti SEKARANG, karena hidup bukan hanya sekedar kisah cinta. Berhentilah merasa menjadi korban, behentilah merasa hanya kita yang sengsara seperti ini, berhentilah terbuai dan terlena dengan rasa sakitnya. Setelah itu, barulah buka kembali buku ilmu yang dimiliki. Dan kali ini aplikasikan!

*Sebuah renungan bagi diri (juga)

Friday, September 28, 2012

NIAT

Ada yang pernah bermasalah dengan niat? Atau kau anggap niat hanya sebuah hasrat hati untuk sebuah tindakan? Hingga kau tak pernah menanyakan pada hati apa sebenarnya niat yang tersimpan? Apakah niat itu tunggal tak bercabang atau niat itu nyaris tak menempel dalam hatimu? Hanya sebuah tindakan tanpa makna.

Pernah dengar seorang ustad ternama negara ini berdakwah dan senang sekali bersenandung? ada salah satu senandung lamanya mengenai hati. Jagalah hati..Jangan kau kotori..Jagalah hati...lentera hidup ini. Ya, Aagym. Saat senandung ini menjadi pembicaraan dan menjadi sebuah trend pada masanya, saya hanya menanggapi senandung itu sebagai lagu enak. Hingga saat saya mendengar beliau lagi yang berceramah mengenai hati di Daarut Tauhid. 

Ada satu bahasan tentang orang yang pergi ke masjid untuk itikaf, pada saat sampai di dalam masjid terlihat orang-orang sedang tidur, hanya dia yang terjaga, lalu dalam hatinya dia berkata "Alhamdulillah, ternyata saya bisa terjaga hingga sekarang, dan hanya saya yang terjaga di masjid ini". Seketika itu hatinya telah sombong. Walaupun dia tidak mengutarakannya dalam lisan, namun apa yg tersirat dalam hati Allah pasti mengetahui.

Pernahkah kamu bersedih saat orang yang kamu suka tidak bisa hadir di sebuah acara sosial yang memang kalian berkerja bersama untuk mewujudkan acara itu? Bukan karena tugasnya nanti akan menjadi bebanmu. Bukan karena ketidakhadirannya mengacaukan acara. Namun rasanya sepi..rasanya hampa..rasanya tidak usah jadi sajalah acara ini kalu tak ada dia. Berpikirlah dengan segera, renungkanlah! Apa sebenarnya niatmu menjalani acara sosial ini? Kegiatan yang seharusnya kau mengharap berkah dari-Nya tapi telah terkotori dengan niat-niat lain. Renungkanlah.

Hati-hatilah terhadap setan yang dengan pintarnya masuk di sela-sela sempit diantara kebaikan. Merusak niat lurus dan baik kita, bahkan tanpa disadari oleh kita sendiri. Maka senandung lama Aagym itu sudah bukan lagi hanya sebuah lagu enak tapi sebuah pemahaman, benar-benar kita harus waspada, jika bukan kita sendiri yang harus menjaga hati kita lalu siapa lagi?

"Ya Allah sesungguhnya aku memohon anugerah cinta-Mu, dan cinta orang-orang yang mencintai-Mu, serta usaha yang dapat mengantarkan aku pada cinta-Mu. Ya Allah, jadikanlah cinta-Mu sesuatu yang paling aku senangi"(H.R.Ahmad)

Tuesday, September 25, 2012

APA YANG DICARI?


Apa yang dicari? Kebahagiaan atau ketenangan?

Pertanyaan ini tanpa saya sadari pernah saya posting dua kali, keduanya saya posting pada saat saya merasa kebingungan, dalam kondisi hati yang kacau dan tak bisa berpikir jernih. Rasanya ada perang antara hati dan otak. Berharap sebuah jawaban untuk menghilangkan kebingungan itu.

Dari kedua posting itu, dua-duanya mendapat komentar yang berbeda-beda sesuai cara pandangnya masing-masing. Ada yang hanya berempati, ada yang bilang ketenanganlah yang dicari karena setelah tenang maka bahagia pun didapat, sebaliknya ada yang bilang kebahagiaan dulu yang dicari karena setelah bahagia maka tenang akan mengikuti, ada juga yang bilang keduanya (ketenangan dan kebahagiaan) harus didapatkan berbarengan. Mereka berdiskusi tanpa ada kesimpulan. Mereka tetap "keukeuh" dengan pemikiran mereka masing-masing. Pada saat itu memang saya lebih banyak menyimak.

Setelah selesai membahas di postingan ke-dua, saya merasa sia-sia dengan memposting pertanyaan itu, karena walaupun ada beberapa pandangan tapi tidak menghilangkan kebingungan yang saya rasakan. Saya kapok mengumbar kebingungan, mengharap jawaban dari orang-orang yang sebenarnya memang tidak tahu apa masalahnya. Memang seharusnya saya bertanya pada Yang Maha Mengetahui.

Melalui sejalannya hidup, semakin banyaknya buku dan artikel yang dibaca, semakin seringnya majelis ilmu yang dihadiri, pemahaman-pemahaman baru muncul dan memberikan jawaban. Bukan ketenangan ataupun kebahagiaan yang dicari, tapi kebenaran lah yang mesti dicari. Kebenaran dari Yang Maha Benar. Kebenaran yang akan membawa kita kepada ketenangan dan kebahagiaan. Mendekat kepada-Nya dapatkan kebenaran, dapatkan kebahagiaan, dapatkan ketenangan.Mari.

Wallahual'am bish shawab

Thursday, September 20, 2012

PETUNJUK MALAM


Saya sangat percaya bahwa Allah selalu memberi petunjuk pada kita. Petunjuk agar hidup kita selamat di dunia ini. Dan saya sangat menyadari bahwa Allah memberikan petunjuk tersebut melalui apa saja, siapa saja, dimana saja. Selain kitab-Nya tentu saja. Maka sesuai dengan perintah-Nya dalam kitab bahwa kita harus membaca, maka saya selalu berusaha untuk membaca. Membaca petunjuk tersebut.

Membaca solusi apa yang sebenarnya Allah berikan terhadap masalah yang saya hadapi, terhadap keresahan hati yang saya alami, kepenatan yang saya rasakan. Kadang jawaban itu ada di acara Mario Teguh yang rasanya sebuah kebetulan temanya sesuai dengan pertanyaan-pertanyaan saya. Kadang jawaban itu ada di teman saya, ada di nasihat-nasihatnya atau pengalaman hidupnya. Dan terkadang jawaban itu ada di dalam buku atau artikel-artikel.

Dibandingkan dulu sekarang ini saya sering sekali mencari,membuka dan membaca buku dan artikel-artikel. Pada dasarnya, dan mungkin pada kebanyakan orang, saya suka mencari saat-saat saya bisa bilang "ini cerita saya banget", lalu setelah itu saya mencari jawaban dicerita itu yang bisa jadi jawaban bagi diri saya sendiri juga. Apakah cara itu salah, saya pun tidak tahu.

Namun ada suatu moment pada saat saya membaca sebuah tulisan seorang penulis novel malam ini, di saat itu saya berpikir sungguh menggugah sekali tulisan ini, pada saat membacanya pun saya sedang terharu dan hampir menangis, hingga sampai pada sebuah paragraf.
 "My dear, kita selalu punya cara jika ingin bermanfaat bagi orang lain. Selalu. Maka mulailah dilakukan. Dikongkretkan. Sebagai penulis, sy mungkin bisa membuat indah kalimat, mungkin membuat hati berembun, mungkin membuat kalian menangis atau tiba2 bersemangat, tapi itu hanya kalimat2. Kalianlah yg akan membuatnya mnejadi nyata, dengan tindakan kongkret."

Jujur, rasanya sedikit tertampar, mengingat rasanya saya mudah sekali terharu, bersemangat dan bahkan meyakini semua tulisan-tulisan yang saya baca, tapi sebenarnya yang menjadi pertanyaan besarnya adalah "Apa yang sudah saya lakukan atas hikmah yang saya dapatkan dari tulisan-tulisan itu?", "Adakah tindakan-tindakan kongkret itu?"

Benar-benar sebuah PR besar, sehingga saya tidak terus terbuai dalam menikmati perasaan tergugah, terharu, bersemangat yang hanya menempel pada tulisan dan hilang setelah saya selesai membaca tulisan tersebut.


Friday, September 14, 2012

NASIHAT

Tidak tahu lalu melakukan kesalahan itu lebih mudah dinasihati ketimbang yang lakukan salah namun mengiranya sebagai kebenaran.

Wednesday, September 12, 2012

SEBAB AKIBAT

Dimana ada sebab disitu ada akibat, dimana ada aksi disitu ada reaksi. Segala hal dalam hidup ini tidak jauh dari sebab akibat. Karena nonton film hingga larut malam mengakibatkan kelelahan, dan kelelahan menjadi sebab bangun terlambat, lalu bangun terlambat mengakibatkan terlambat masuk kerja, yang menyebabkan atasan marah. Satu keputusan untuk melakukan tindakan yang kita kira sepele ternyata bisa menyebabkan sebuah rentetan sebab akibat berikutnya yang bisa jadi tidak sepele lagi.

Jangan anggap tindakan yang kita lakukan hanya menjadi sebab akibat bagi diri sendiri, tapi secara otomatis menjadi sebab akibat bagi orang lain. Karena datang terlambat dan kelelahan akibat kurang tidur maka performasi kerja pun menurun, yang sudah bisa dipastikan akan mempengaruhi pekerjaan bagian lain yang terkait dengan anda, laporan dari anda akan ikut terlambat untuk bagian lain dengan potensi kesalahan yang tinggi pada laporan anda. Setiap kita manusia memiliki peran di dunia ini. Peran kita ini menjadi sebab akibat bagi peran orang lain dan menjadi sebab akibat berikutnya bagi peran orang lainnya lagi, begitu seterusnya.

Jangan terlalu mengeluhkan sikap orang lain terhadap kita, padahal sebenarnya dia sedang memainkan perannya agar menjadi sebab perubahan atau perbaikan bagi diri kita. Jalanilah peran kita sebaik-baiknya. Jadilah sebab yang baik agar menghasilkan akibat yang baik pula, bagi kita sendiri dan orang-orang sekitar kita.

Tuesday, September 11, 2012

#911

World Trade Center (taken from Wikipedia)

World Trade Center Collapse (taken from Dailymail)



Hari ini tepat 11 tahun yang lalu, sebuah tragedi yang sedikit banyak menyebabkan tragedi-tragedi lainnya, bagaimana kejadian ini berpengaruh pada muslim dan warga Amerika sendiri. Berikut saya kutip ulasan mengenai kejadian tersebut dari kacamata Bang Fuadi di twitter (@fuadi1). Penulis Novel Negeri 5 Menara dan Ranah 3 Warna yang kebetulan saat itu sedang berada di Amerika.
  • Mau cerita dikit ttg sekitar peristiwa 11sep2001. kira2 jam 9 pagi 11 tahun lalu, sy & sampe di kantor di washington dc #911 
  • Waktu kami keluar apartemen di foggy bottom, mau kerja ke VOA, langit biru cerah, udara nyaman, tdk sangka hari ini mengubah dunia #911
  • Setiba di kantor di dkt capitol, sy dan teman2 berkerumun di dpn tv, gambar twin tower terbakar. baru 1. dan blm terlalu panik #911  
  • Tiba2 tower 2 ditabrak pesawat lain. orang bingung, resah, kaget, takut. ini pertama kali AS diserang di jantungnya. mrk tdk biasa #911
  • Media2 di jkt mulai ngontak dan kita langsung liputan ke downtown & pentagon yg jg kena hajar. suasana lengang dan bingung #911  
  • Diserang, AS memburu alqaeda. semua pintu masuk gedung dipasang detektor & diperiksa ketat. sejak itu semua bandara jd tdk nyaman lg #911
  • Ada warga AS yg curigai yg berwajah arab & asia. orang sikh yg sll pakai surban pun kena. orang AS banyak yg g tahu dunia di luar AS #911
  • Tp ada jg warga AS yg malah jd membaca banyak info ttg islam dan arab setelah #911. ada yg jadi lbh mengerti, ada jg yg tidak
  • Nah, korban twin tower di manhattan sendiri sampai ribuan orang. uniknya gak ada orang indonesia. padahal banyak jg yg kerja di sana #911
  • Kata teman sy di NY, warga indonesia yg harusnya ada di twin tower itu umumnya telat masuk kantor pagi itu, jd malah selamat #911
  • Warga AS bingung knp #911 terjadi. smg mrk lbh terbuka melihat dr sudut pandang di non-AS. AS kerap dibenci. Superpower & self-centered
  • Alasan telat macam2. ada yg harus ke tempat lain dulu, ada yg ga masuk kerja & minta digantiin orang lain. penggantinya itu tewas #911
  • Korban warga indonesia sebetulnya ada 1 orang. dia salah satu penumpang di pesawat yg nabrak twin tower #911
  • Apa pun itu, perencanan #911 itu canggih. tp 1pswt jatuh sblm capai sasaran yg katanya white house. bayangkan efeknya kalo kena.
  • Mnrt kabar 3 bln sblm #911 sdh ada peringatan dari intel CIA ttg modus pakai pswt ini. Bush dikecam krn tdk menindaklanjuti warning ini
  • Korban twin tower tdk hanya pekerja, tp jg tim pemadam kebakaran yg masuk utk memadamkan api. pdhal menara 110 lantai itu runtuh #911
  • 19pembajak, 4pswt, 3rb jiwa, 2 kantor berlantai 110. ikut picu serangan AS ke afghanistan, iraq dll. rugikan peradaban manusia & Islam #911
  • Beragam teori konspirasi ttg #911. silakan baca sendiri. tp sy yg datang ke pentagon di hari itu mmg tdk liat bangkai pesawat di reruntuh
  • Entah krn bangkai pesawat sdh diangkat, atau hangus, atau dinding pentagon itu bs hancurkan pswt. pentagon sendiri spt benteng lapis 4 #911
  • Sy pernah masuk pentagon wwcr wamenham paul wolfowitz. 5 lapis gedung penuh lorong, militer hilirmudik, interior boring, tp kokoh #911
  • kalo penasaran ttg memo intel FBI bln juni sblm #911, google "phoenix memo". kalo benar, hebat sekali intelnya, tp knp tdk diantisipasi?
  • Ada tokoh indonesia di NY yg berpengaruh, ust syamsi ali yg baca quran di peringatan #911 di yankee stadium NY. dihadiri clinton dll  
  • Efek lain #911 adalah adanya UU Patriot yg memberi kekuasaan bsr kpd negara dlm menindak apapun ttg terorisme,spt matai2 warga yg dicurigai
  • #911 punya efek domino, menyulut perang2 lbh besar. siapa pun pelakunya bertanggung jawab utk bencana kemanusiaan ini.  

Saturday, September 8, 2012

DARI YANG BERPUISI

Sitok Srengenge

Puisi ini saya kutip dari twitter Sitok Srengenge, saya juga tidak menemukan judul puisi ini. Tapi, apalah sebuah judul, syairnyalah yang bisa menghanyutkan rasa. Selamat menikmati.


Sendiri di Stasiun Tugu, entah siapa yang ia tunggu.
Orang-orang datang dan lalu, ia cuma termangu.
Sepasang orang muda berpelukan sebelum berpisah, seolah memeluk harapan; ia mendesis seperti mengecap dusta yang manis.
Ia menatap rel menjauh dan lenyap di dalam gelap, bertanya: di mana ujung perjalanan, kapan akhir penantian?

Lengking peluit, roda-roda berderit, tepat ketika jauh di hulu hatinya terasa amat sakit.
Kapankah benih kenangan pertama kali tumbuh, kenapa ingatan begitu rapuh? Cinta mungkin sempurna, tapi asmara sering merana.
Andai akulah gerbong kosong itu, akan kubawa kau dalam seluruh perjalananku.

Di antara orang berlalang-lalu, ada masinis dan para portir. Di antara kenanganku denganmu, ada yang berpangkal manis berujung getir.
Cahaya biru berkelebat dalam gelap, kunang-kunang di gerumbul malam. Serupa harapanku padamu yang lindap, tinggal kenang timbul-tenggelam.
Dua garis rel itu, seperti kau dan aku, hanya bersama tapi tak bertemu.
Seperti balok-balok bantalan tangan kita bertautan, terlalu berat menahan beban.
Mungkin kita hanya penumpang, duduk berdampingan tapi tak berbincang, dalam gerbong yang beringsut ke perhentian berikut.

Di persimpangan kau akan bertemu garis lain, begitu pun aku. Kau akan jadi kemarin, yang kukenang sebagai pengantar esokku.
Jadilah masinis bagi kereta waktumu, menembus gulita. Tak perlu ada tangis jika kita bersua suatu waktu, sebab segalanya sudah berbeda.
Mungkin kau akan tertidur dan bermimpi tentang bukan aku, sedang aku terus melantur mencari mata air rindu.
Tidak, aku tahu, tak ada kereta menjelang mata air. Mungkin kau hanya petualang yang (semoga tak) menganggapku tempat parkir.



SUMBER PUISI 

DO

Kenangan, doa, harap, semua akan menguap. Hanya yang bertindak bakal meninggalkan jejak.

- Sitok Srengenge -

Friday, September 7, 2012

TRAVEL IS ABOUT..

Lapangan Udara Internasional Malaysia (17 Juli 2012)

Me and friends at Universal Sudio Singapore (15 Juli 2012)

"Travel is about the journey, not the destination" Pernah baca atau dengar quote ini?Ya, banyak traveller dan backpacker mengamini quote ini karena petualanganlah yang memberikan kesan, yang memberikan makna, yang memberikan pemahaman baru bahkan dengan tempat tujuan yang sama. Tujuan sendiri menjadi bonus, buah hasil dari petualangan tersebut.

Dari pengalaman saya melakukan backpacking, perjalanan dimulai dengan membuat perencanaan. Membuat itinerary, sebuah rencana perjalanan berisikan tempat-tempat yang akan dikunjungi, transportasi yang akan digunakan, seberapa lama kita akan diam di satu tempat, hingga rencana anggaran biaya yang dibutuhkan.

Itinerary tentu saja dibuat setelah ditentukan berapa orang yang akan mengikuti perjalanan, karena hal ini akan mempengaruhi dalam share cost baik penginapan maupun transportasi. Akan beda ceritanya jika memang perjalanan dilakukan sendiri atau solo traveller. Semakin banyak orang yang terlibat biasanya akan sulit untuk dikoordinasi karena akan semakin banyak kepala, semakin banyak keinginan, dan semakin banyak perbedaan kekuatan fisik. Oleh karena itu, saya pribadi lebih nyaman melakukan perjalanan dengan sedikit orang, hanya orang-orang terdekat dan orang-orang yang bisa diajak susah.

Kenapa saya lebih nyaman melakukan perjalanan dengan orang-orang terdekat dan yang bisa diajak susah, karena saya berpikir jika perjalanan bisa dilakukan dengan anggaran yang murah, kenapa tidak? Secara otomatis saya butuh teman perjalanan yang sevisi, karena sudah hampir bisa dipastikan dalam perjalanan itu tidak selalu menyenangkan. Orang-orang terdekat lah yang kurang lebih akan sevisi, senasib dan sepenanggungan..hehe.

Karena teman perjalanan ini akan mempengaruhi seberapa menyenangkannya perjalanan yang dilakukan, maka saya nyatakan penentuan teman perjalanan ini sangat penting. Jadi selain "Travel is about the journey, not the destination" saya pakai quote  tambahan "Travel is not about destination but with whom we do the travel"

Jadi, keluarlah, lakukan perjalanan sejauh-jauhnya, bersama orang-orang tersayang, dan berharaplah menemukan pemahaman baru. Have a fun and safe trip :)

Thursday, September 6, 2012

PILIHAN

Semua itu pilihan. Ayam goreng daripada ayam bakar, motif bunga daripada hewan, jazz daripada rock, pria hitam manis dengan rambut yang terlihat seolah dia baru bangun tidur alias acak-acakan daripada pria putih bersih dengan rambut klimis dengan gel yang tebal.

Mata, telinga, lidah bahkan hati kita memilih. Bagaimana mata memilih untuk tidak melihat sesuatu yang tidak benar, telinga memilih untuk tidak mendengar gosip, lidah memilih untuk memakan yang haram. Berkawan dengan kesombongan, iri, dengki, putus asa atau bersahabat dengan keramahan, rendah hati dan optimis. Mengabaikan kemampuan diri atau mengembangkannya. Merasa gundah, sedih marah atau bahkan senang gembira.

Seluruh emosi dan pikiran ini memilih. Dari hal yang paling sederhana dalam hidup kita seperti menentukan menu makan hingga menentukan tujuan hidup. Jadi janganlah menyalahkan orang lain atas pilihan kita yang kurang bijak hingga kita perlu jatuh sesaat. Segera bertafakur, perbaiki, bangkit dan buatlah pilihan lagi.

Wednesday, September 5, 2012

ISTIGHFAR

Banyak-banyaklah mengucap Istighfar, karena pada saat kita benar pun, kita bisa menyampaikannya dengan cara yang salah, hingga menyakiti orang lain.

Astaghfirullahaladzim

ORCHARD RAM

Orchard, Singapore (15 Juli 2012)

Ada sedikit cerita akibat foto ini, saya tegaskan..akibat ya bukan mengenai. Berawal dari cover photo pada akun Facebook saya yang diganti dengan foto ini. Dan secara otomatis mengundang comments...

·  Rama       : dimana tuh?
·  Wistie      : orchard ram
·  Rama       : saya ga diajak.., ck
·  Wistie      : saya ajak kl kesana lg...he
·  Marti       : boong,, jgn mau di boongin Wistie.. haha
·  Rama       : saya udah biasa di boongin kaka.., jd gpp..
·  Marti       : saya cuman kasian sama yg diboongin Wistie..
·  Wistie      : iiissshh...ada apa ini?
·  Marti       : kaboooorrrr

Sesaat setelah itu  Marti (bukan nama asli..hehe) menelepon, teman sekantor saya yang sebenarnya tidak boleh tahu mengenai acara-acara liburan saya. Seketika saya langsung kaget dan sedikit takut jika dia akan menceritakan tentang foto ini ke teman kantor yang lain. Namun percakapan itu ternyata mengarah ke...

·  Wistie      : Halo
·  Marti       : Halo, maneh...jadi orchard teh dimana?
·  Wistie      : aya lah pokona mah
·  Marti       : iihhh dimana?
·  Wistie      : kunaon kitu?
·  Marti       : nya teu nanaon sih..panasaran weh. Di washington nyak??
·  Wistie      : hah?
·  Marti       : enya urang googling orchard ram mah jiga di Washington kitu
·  Wistie      : hahaha...lain

Ternyata keyword yang dia pakai "orchard ram", dia ambil dari jawaban saya atas comment teman saya Rama, jadi "ram" disitu saya maksudkan untuk "Rama", hahaha...iya lah pasti salah. Benar-benar diluar dugaan :D
Saat itu saya langsung lega karena dia tidak tahu saya liburan kemana.Aman.:)


*Maaf percakapan saya dengan Marti saya tampilkan dalam bahasa sunda seperti aslinya, supaya tidak menghilangkan kesan yang didapat..hehe

Tuesday, September 4, 2012

EDITED VERSION



foto atas : marina bay, singapore (14 juli 2012)
foto bawah : orchard, singapore (15 juli 2012)

#editedversion #converse #friends #uncleicecream


ORANG BAIK

Orang baik itu ternyata banyak. Padahal rasanya kita orang yang biasa saja. Ramah biasa saja, perhatian biasa saja, peduli biasa saja. Bahkan lebih sering merasa tidak begitu. Tidak begitu ramah alias judes, tidak begitu perhatian dan tidak begitu peduli alias cuek.

Tapi seperti tertampar saat orang yang kita kira akan jauh dari mengingat, perhatian bahkan peduli terhadap kita, menyapa dan mengutarakan bahwa dia rindu dan bertanya banyak hal tentang kabar kita pada saat yang sama.

Hingga sesaat kita berpikir "Bagaimana bisa?". Bagaimana bisa kita yang tidak begitu memberikan kontribusi di kehidupannya bisa membuat kita merasa menjadi salah satu orang yang (pernah) "dianggap" olehnya.

Dengan kadar ramah, perhatian dan kepedulian yang sekedarnya ini saja kadang bisa membuat orang menganggap kita orang lebih dari itu, apalagi jika kita buat lebih dari sekedar. Saya, kita harusnya "menjaga" orang-orang seperti itu, orang-orang yang mungkin sebenarnya menghargai hal kecil baik yang pernah kita lakukan kepadanya. Dan tentu saja kita harus terus menjaga orang-orang baik yang memang sudah bersama kita.

*kicauan siang hari disela pekerjaan kantor yang memang lengang (12.38)

Monday, September 3, 2012

HIJRAH

Saya sangat salut dengan orang-orang yang melakukan HIJRAH dalam hidupnya, sebuah perjalanan perubahan 180 derajat ke arah yang lebih baik, sebuah lompatan besar, sebuah quantum change. Menurut saya, dibutuhkan lebih dari sekedar pemahaman dan keberanian, apa ya?...NYALI, ya itu mungkin istilah yang tepat untuk menggambarkan mental yang dimiliki seseorang untuk merubah cara berpikir, kebiasaan dan mungkin hingga tujuan hidupnya secara drastis.

Apakah HIJRAH harus dilakukan setiap orang? Saya rasa bukan sebuah keharusan, namun sebuah keinginan. Jadi, adakah keinginan kita untuk HIJRAH?

*ditulis ulang dengan sedikit edit dari note tanggal 2 September 2012