Thursday, September 6, 2012

PILIHAN

Semua itu pilihan. Ayam goreng daripada ayam bakar, motif bunga daripada hewan, jazz daripada rock, pria hitam manis dengan rambut yang terlihat seolah dia baru bangun tidur alias acak-acakan daripada pria putih bersih dengan rambut klimis dengan gel yang tebal.

Mata, telinga, lidah bahkan hati kita memilih. Bagaimana mata memilih untuk tidak melihat sesuatu yang tidak benar, telinga memilih untuk tidak mendengar gosip, lidah memilih untuk memakan yang haram. Berkawan dengan kesombongan, iri, dengki, putus asa atau bersahabat dengan keramahan, rendah hati dan optimis. Mengabaikan kemampuan diri atau mengembangkannya. Merasa gundah, sedih marah atau bahkan senang gembira.

Seluruh emosi dan pikiran ini memilih. Dari hal yang paling sederhana dalam hidup kita seperti menentukan menu makan hingga menentukan tujuan hidup. Jadi janganlah menyalahkan orang lain atas pilihan kita yang kurang bijak hingga kita perlu jatuh sesaat. Segera bertafakur, perbaiki, bangkit dan buatlah pilihan lagi.

No comments:

Post a Comment

Tanggap menanggapi