Kalau kata orang hanya diri kita sendiri yang tahu sebenarnya kita orang yang seperti apa, sebenarnya saya kurang setuju karena walaupun memang orang lain tidak akan tahu sebaik diri kita sendiri, tapi terkadang kita bisa tertipu oleh kita sendiri. Seperti rasanya kita sudah memperbaiki diri namun ternyata kita masih melakukan kesalahan yang sama. Walaupun begitu ini sebagian gambaran mengenai saya pribadi yang saya (kira) ketahui.
Wistie Oktavian, lahir di Bandung tanggal 15 Oktober 1984, dilahirkan dari seorang ibu dan bapak yang berdarah sunda. Walaupun banyak orang bilang saya terlihat seperti orang jawa tapi mau gimana lagi, nyatanya saya orang sunda tulen dengan bahsa sunda yang fasih dan logat yang kental. Wistie, mamah bilang artinya "sudahlah" berasal dari kata "wis/wes" yang dalam bahasa jawa artinya "sudah", dengan niatan untuk tidak memberi saya adik lagi.Tapi ternyata gagal.
Entah karena sugesti atau bukan tapi sepertinya saya memang orang yang banyak
bersikap 'sudahlah', cenderung menghindari pertengkaran, lebih banyak mengalah, 'elehan' kalo kata orang sunda,
kalau kesal sama orang lebih sering diam dan cuma pasang tampang "saya
sedang marah, jangan ganggu!!!" (kadang ngaruh kadang orang tetep gak
ngerti jg :D).
Suka sekali menangkap dan menyimpan moment dalam sebuah gambar, foto, potret, karena foto menyimpan kenangan yang pada saat kita melihatnya seketika membawa kita ke masa yang sama, tempat yang sama, rasa yang sama, dan merindukan orang-orang yang sama.
Memiliki cita-cita menjadi wiraswasta (walaupun tanpa
keahlian :D). Ada ungkapan yang saya sukai tentang menjadi wiraswata ini "lebih baik jadi kepala teri daripada
buntut paus", menurutmu?