Sunday, December 16, 2012

CINTA DALAM HATI


Mungkin saya mungkin kamu, ya..mungkin kita pernah atau sedang mengalami ini. Coba dirasa lagi bagaimana bingungnya, penasarannya, sedihnya dan menyiksanya menharapkan sesuatu tapi tak bisa berbuat banyak. Berapa banyak pertanyaan yang muncul dan berharap jawaban yang sesuai harapan? Mungkin inilah yang kita cari.....
  1. Siapa yg pernah mengalami #CintaDalamHati ? Rasanya hampir setiap orang pernah  mengalaminya.
  2. #CintaDalamHati dimana memendam perasaan kagum atau suka pada org tanpa pernah mengungkapkannya.

Thursday, December 6, 2012

NISHKALA

Bismillah..
Inilah oleh-oleh dari saya yang menonton konser Sarasvati hari Kamis, 1 November 2012. Yang katanya ini adalah peluncuran album kedua dari Sarasvati yang berjudul "Miror" sekaligus rilis perdana buku sang vokalis Risa Saraswati yang berjudul "Maddah".

AKU

Bismillah...

Jika dosa berbau, pasti sekarang tidak akan ada orang yang tahan dekat-dekat denganku, bau busuk pastiku.

Sunday, December 2, 2012

HARAP

Teman...aku harap malam ini kita dalam rasa penuh syukur, penuh kebahagiaan, penuh kedamaian, dan penuh-penuh lainnya.

Teman...aku harap kita terus merasakan dahaga akan ilmu, terus menantikan pembelajaran dalam setiap permasalahan kehidupan, terus dapat membaca makna dan hikmahnya, dan terus-terus lainnya.

Wednesday, November 21, 2012

RINDU SERINDUNYA

Taken from devianart


Huh..menyulitkan sekali masalah rindu ini, seperti candu semakin dirasa semakin rindu. Apalagi merindu pada yang belum semestinya dirindukan, yang ini bukan hanya menyulitkan tapi juga menyakitkan, tak bisa disampaikan pun tak mudah untuk dihilangkan, berteman malam memendamnya, berusaha sekuat tenaga hingga saatnya diijinkan merindu.


Saturday, November 17, 2012

TAWA PENGAMEN CILIK

Malam ini menu makan malam saya adalah bebek goreng, saya dan teman mampir di tenda bebek goreng favorite kami yang cukup ternama di Kota Bandung ini. Suasana hujan dan dingin membuat rasa lapar terasa agak berlebihan saat itu, membuat bebek yang kami makan menjadi santapan ternikmat yang kami makan...hehe berlebihan. Seperti yang sudah saya bilang barusan, bahwa tenda ini cukup ternama, sudah barang tentu pelanggannya pun banyak, sebuah meja bisa diisi oleh beberapa pelanggan, yang penting bisa duduk pikirnya. Jadi dengan space yang agak sempit dan berisiknya orang-orang saling bercakap kami melahap santapan. Mungkin ini pemandangan yang sangat umum dan sering terlihat.

Monday, November 12, 2012

TRADISI VS MUSYRIK

Taken from devianart
Hidup di Indonesia yang merupakan negara dengan banyak sekali suku dan budaya, dilengkapi dengan pemahaman dan ritual yang diwariskan nenek moyangnya masing-masing, tradisi yang hingga hari ini masih melekat di keseharian warganya. Sebagian menguap karena bertentangan dengan agama, yang lainnya tetap dipegang karena merasa mendapatkan bukti kebenaran dan kekhasiatannya.

Saturday, November 10, 2012

BACA DIRI

devianart

Yang menakutkan itu,
Tiap hari bertambah ilmu tapi tak ada yang diamalkan
Perubahan terjadi hanya pada batas kesadaran
Pandai menasehati tapi tak bisa dinasehati
Merendahkan hati padahal untuk meninggikan diri



Friday, November 9, 2012

SAYANG MEREKA

Bapa dan Mamah
Matanya sayu menampakan kelelahan, rambutnya menipis seperti tak mampu lagi menggantung di kepalanya, kulitnya tak lagi kencang, raganya melemah seiring waktu dan perjalanan hidup. Namun pemikirannya mematang siap dipetik oleh orang-orang yang haus akan ilmu, kebijaksanaannya meluas, seluas kasih sayangnya.

Thursday, October 25, 2012

MARAH


Seperti yang pernah saya ceritakan di laman Nepangkeun, saya termasuk orang yang gampang mengalah, sulit sekali rasanya untuk seketika mengungkapkan kekesalan tanpa perduli dia yang menjadi target merasa sakit hati. Yang terpenting apa yang di dalam hati tersalurkan pada orangnya. Mendapatkan lega hati dan rasa menang. Kadang saya berharap sekali seperti orang-orang yang mudah mengungkapkan kekesalannya, seketika mereka puas.

Yang sering saya lakukan adalah memendam, tapi tampak tidak mungkin kekesalan itu tidak terlihat diwajah saya. Pada saat biasa-biasa saja saya sering dinilai sebagai orang judes, dengan mata yang sipit, bibir yang agak cemberut dan lirikan yang nyebelin kalau kata orang. Apalagi pada saat memang saya sedang kesal, bayangkan muka saya yang tadi ditambah intonasi bicara yang pendek-pendek dan terkesan sekedarnya. Harusnya dengan penampilan seperti itu orang-orang bisa menangkap apa yang sedang saya rasakan, terutama bagi si target, tapi tidak sedikit mereka malah dengan cueknya menganggap sikap saya biasa-biasa saja. Nah, ini memang kekurangan saya satu lagi, tidak ingin mengutarakan keinginan tapi berharap orang lain mengerti. Ya, saya tahu ini salah *plak (tampar diri sendiri..hehe)

Saat saya benar-benar kesal, dan memutuskan untuk mengeluarkan amarah itu kepada orang yang bersangkutan, selalu saja meninggalkan rasa yang tidak nyaman. Bukannya lega hati dan merasa menang yang saya dapatkan, tapi kekesalan setelah marah yang masih tersisa dan rasa canggung terhadap orang tersebut. Jadinya makin bingung dan makin kesal. Rasanya tidak jauh beda dengan saat saya benar-benar kesal namun saya pendam rasa itu. Yang ada hanya kekesalan yang berkepanjangan.

Memang inti dari marah adalah menyakiti orang lain, berharap orang tersebut merasakan apa yg kita rasakan. Tapi sebenarnya marah itu lebih banyak melukai diri sendiri ketimbang orang yang kita marahi. Bahkan dengan hanya memendam saja itu sudah melukai diri sendiri. Rasanya untung juga susah marah, karena tetap yang rugi diri sendiri. Yang paling baik adalah tidak perlu marah. #Fight

Pic taken from deviantart by Tyshea

Tuesday, October 23, 2012

MEREKA SEPERTI KELUARGA

Saat saya baru saja kehilangan harapan yang terlanjur terlalu melambung tak terkendali, saat saya hanya memiliki diri ini, saat semua menjadi abu-abu serba tak jelas serba hambar rasanya, saat rasanya selama ini hanya melakukan hal yang sia-sia, buang waktu percuma, saat hanya saya korban dari sebuah penipuan rasa yang paling nelangsa di dunia ini dan tak ada seorang pun yang tahu bahkan  mengerti  apa yang saya rasakan.

Kemanapun dulu saya berkelana tanpa mereka. Dengan siapapun dulu  saya berbicara tanpa mereka. Bagaimanapun dulu saya bersenang-senang tanpa mereka. Hanya identitas yang terlanjur menempel di diri ini, hingga rasa dan badan menyanggah asal muasal ini. Kebecianlah yang muncul disana. Tak peduli. Marah. Prasangka. Nyaris tak ada kebaikan disana.

Hanya dengan kebaikan dari seseorang yang dibilang hanya sekedar teman pun bukan,apalagi sahabat, tapi telinganya sempat selalu siap sedia untuk saya. Menuntun  saya yang sedang buta ini kembali menuju asal. Rasa takut, malu, segan dan bingung seketika memaksa hati untuk merasakan. Namun keinginan untuk berubah, untuk bangkit dari rasa nelangsa ini lebih besar dari apapun. Kembali menuju mereka yang katanya membenci saya, mereka yang dulu tak saya sukai.

Akhirnya hingga kini kami bisa berbagi kebosanan, tawa, keluh kesah dan terkadang tangis. Sebesar apapun kebencian yang pernah ada. Seburuk apapun dulu hubungan kami. Sejauh apapun dulu saya menjauh, pada akhirnya saya kembali ke rumah, selayaknya kembali ke keluarga, kembali ke asal. Dan itu bagus, menyenangkan. Satu untuk semua, semua untuk satu..bocah. :p

*Saya tulis ini saat bersama kalian, bocah, disalah satu agenda bercengkrama kita di soleluna.

Monday, October 15, 2012

SAYA YANG SAAT INI

Saya yang saat ini menginjak usia dua puluh delapan tahun. Saya yang saat ini masih menjadi salah seorang putri dari sepasang orang tua, yang menurut saya mereka merupakan contoh kehidupan nyata, segala pahit dan manis rasa kehidupan yang mereka jalani menjadi dasar perjalanan hidup saya. Saya yang saat ini masih memiliki mimpi menjadi seorang istri, ibu yang memiliki banyak anak yang soleh, dengan sebuah usaha atau sebuah sekolah sebagai sarana aktualisasi diri, dan hidup dalam keluarga yang selalu diberkahi Allah.

Saya yang saat ini masih ingin menyerap banyak pemahaman baru. Saya yang saat ini masih akan terus belajar menjadi muslimah yang sebenarnya. Saya yang saat ini masih ingin melakukan perjalanan, petualangan dengan harapan terus mensyukuri ciptaan-Nya dan menumbuhkan jiwa yang kuat dengan rintangan yang ada, menjelajahi tempat-tempat baru dengan teman-teman sehati atau pasangan jiwa, meninggalkan kenangan dan pengalaman yang akan menjadi cerita bagi anak cucu kelak.

Saya yang saat ini sangat bersyukur atas kesempatan hidup hingga sekarang ini, atas segala nikmat dan pelajaran hidup, segala keberhasilan dan kesalahan yang telah diperbuat, segala kebingungan dan pemahaman baru yang muncul, atas digantinya teman lama yang pergi dengan teman baru yang lebih baik, atas diberikannya petunjuk dan kesempatan untuk menerima petunjuk tersebut.

Sungguh ingin sekali terus mengalami perbaikan, ingin selalu merasa haus akan ilmu, ingin selalu benci dengan kesombongan dan kemunafikan, ingin selalu berteman dengan banyak orang, ingin selalu bermanfaat bagi orang lain, ingin selalu bisa membahagiakan orang tua, ingin selalu bersyukur, ingin selalu berada di jalan-Nya.

Tak ada yang saya senangi dari ritual sebuah ulang taun daripada banyaknya doa yang terpanjat dan harapan yang melambung serta orang-orang yang merasa bahagia berada dekat dengan kita. Terima kasih untuk doa dan harapan tulusmu teman, begitu doa terlotar saat itu pun saya berdoa dan berharap yang sama untuk dirimu.  Biarkanlah ini menjadi moment saling mendoakan. Me love you, friends, semoga kita bagja dunia akherat.

Berharap Allah menghapuskan dosa-dosa kita dan di sisa umur kita ke depan selalu dalam keberkahan-Nya. Aamiin.

Sunday, October 14, 2012

MALU RASANYA

Bismillah..
Hari ini saya diperlihatkan sebuah video, sebuah hasil rekaman peristiwa nyata, rekaman adegan-adegan kekejian yang paling keji yang bisa seorang manusia lakukan terhadap manusia lainnya. Seketika dada bergemuruh meminta tindakan, mata ini memanas meminta penghentian pandangan-pandangan ini.

Sebuah video dokumentasi kejadian-kejadian yang berlangsung di Suriah, negara yang sejak awal 2011 telah terjadi konflik yang pada awalnya didasarkan pada konflik politik, namun sekarang ini konflik meningkat pada ranah aqidah. Lebih dari 36 ribu orang telah tewas, dan tidak sedikit diantaranya adalah anak-anak kecil dan wanita. Mereka tewas dengan cara-cara mengenaskan, bukan dengan hanya bom tapi juga dipukuli, di sundut rokok, diseret oleh kendaraan dengan tangan yang terikat, bahkan dikubur hidup-hidup. Secara lengkap berita ini bisa diakses di internet.

Terlepas dari kengerian dan mengkhawatirkannya keadaan saudara kita disana, ada suatu hal yang terpikir oleh saya. Malu rasanya, mengingat sungguh betapa kita diberikan nikmat yang besar, dengan hidup dalam toleransi, keleluasaan, kebebasan. Sungguh dengan keleluasaan dan kebebasan yang kita miliki ini apa yang sudah kita lakukan? seberapa sering kita membuka Al-Quran?  seberapa banyak yang kita ketahui tentang agama yang kita anut?  seberapa besar manfaat diri kita terhadap orang lain? benarkah keberadaan kita memberikan efek positif, membangun dan menyejukkan orang-orang disekitar kita, atau malah sebaliknya keberadaan kita hanya menyebabkan kerusakan dan keresahan bagi orang-orang sekitar kita. Apakah kita kurang bersyukur?

Rasulullah bersabda: "Dua kenikmatan yang sering dilalaikan oleh kebanyakan manusia adalah kesehatan dan waktu luang. (HR.Bukhari)

*Video yang saya lihat,ditayangkan di acara Tabligh Akbar Aksi Solidaritas dan Penggalangan Dana dari Muslim Indonesia untuk Muslim Suriah, 14 Oktober 2012 di Mesjid Istiqomah Bandung.

Saturday, October 13, 2012

SEEING THE TRIP - PART 2


Dokumentasi perjalanan liburan Singapura - Kuala Lumpur 14-16 juli 2012 (lanjutan)

Arab Street

ABC Hostel
Rekomendasi dari buku Claudia Kaunang. Cukup bersih, nyaman, dan aman, juga relatif murah.

Marina Bay
Tempat kita nonton pertunjukan kembang api dan laser, saat itu juga sedang ada latihan pertunjukan hari  kemerdekaan Singapura

Orchard
Gak lengkap tanpa menikmati uncle ice cream

3 Sudut Pandang

Mesjid Sultan

Sesi Wawancara Artis dari Indonesia :p

Still at Marina Bay

Universal Studio Singapore...Ride The Movies

Friday, October 12, 2012

SAHABAT SAYANG

Kali ini saya mendapatkan...mungkin ini yang perlu saya ketahui..mungkin ini yang kamu butuhkan

Kenali ragam persahabatan diambil dari akun Facebook K.H. Muhammad Arifin Ilham
1. "Taaruffan" hanya kenalan, seperti pernah bertemu di kereta api, halte, rumah sakit, dsb.
2. "Taariiihan" bersejarah, seperti teman sekampung, satu almamater, satu kost, dsb.
3. "Ahammiyyatan" karena kepentingan, seperti bisnis, politik...boleh jadi juga karena ada maunya.
4. "Faarihan" karena hobby, seperti teman futsal, badminton, berburu, dsb.
5. "Amalan" karena seprofesi, sama-sama guru, dokter, dsb.
6. "Aduwwan" sahabat tetapi musuh, depan seakan cinta tetapi sangat benci, menunggu, mengincar kejatuhan sahabatnya. "Bila kamu memperoleh ni'mat, ia benci, bila kamu tertimpa musibah, ia senang..." (QS.3:120). Rasulullah mengajarkan doa, "Allahumma Ya Allah selamatkanlah hamba dari sahabat yang bila melihat kebaikanku ia sembunyi tetapi bila melihat keburukanku ia sebarkan".
7. "Hubban Iimaanan" lahir bathin tulus saling cinta karena Allah, saling menolong, menasehati, menutup aib sahabatnya, memberi hadiah bahkan diam-diam dipenghujung malam, ia doakan sahabatnya. Boleh jadi ia tidak bertemu tetapi ia cinta sahabatnya karena Allah.

Persahabatan 1-6 akan sirna di Akhirat nanti kecuali persahabatan karena Allah (QS. 49:10). Tema-teman akrab pada hari itu (Qiyamat) sebagian akan menjadi musuh bagi yang lain kecuali persahabatan karena ketaqwaan (QS. 43:67)

Sahabat tak perlu selalu ada, tak perlu selalu tahu apa yang sedang kita lakukan, tak perlu selalu tahu apa yang kita rasakan, tak perlu selalu telepon atau sms kita, dan terlebih tak perlu ikut-ikutan benci terhadap orang yang tak kita sukai. Tak selalu ada, tapi selalu memberikan ketenangan.Tak selalu memberikan pundaknya untuk kita berkeluh kesah, namun juga memberikan tamparan agar kita lebih baik. Tahu kapan dan bagaimana memberikan toleransi, menghormati dan menghargai sahabatnya, termasuk saat kita bersikukuh memutuskan sesuatu hal konyol dalam hidup kita, membiarkan kita menjalani apa yang kita mau tapi juga tetap menjaga kita pada saat yang sama.
Seperti yang pernah saya katakan dan akan selalu saya katakan, terlebih saya akan doakan,
Me love you, friends....semoga kita bagja dunia akherat. Semoga kita saling menyayangi karena Allah (Aamiin)

Wednesday, October 10, 2012

SEEING THE TRIP - PART 1

Dokumentasi perjalanan liburan Singapura - Kuala Lumpur 14-16 Juli 2012

Makan siang at McD Sentosa Island (atas), Me and Icha at USS (kiri bawah), Me and Icha  at Marina Bay (tengah bawah), Me, Icha and Ichan at Marina Bay (kanan bawah)

Me and Anis ngantri di USS (kiri atas), Rani+Icha+Anis+Me at Arab street (kanan  atas),  us at Marina Bay (kiri bawah),  Rani and Me (kanan bawah)
The members of the trip (plus me)

At Universal Studio Singapore
Photo Pantulan Kaca :D
Transformer at USS..recommended!

Kami, keluarga besar Madagascar..hehe

Panas-panasan buat foto bareng menara tetangga dan teman India kita..hehe

Busway-nya Malaysia

DARI YANG BERPUISI (3)





Kembali....Seorang diri, secangkir kopi, setumpuk ilusi




Seumpama pagi, kita pun lekas pergi. Sebagai sore, kita segera sampai. Dari dan ke pangkuan kelam.
Di mana kita jadi penelusur gua gelita. Meraba, menaswir gema cinta. Terpisah dari yang selain desah.
Raga melenggang bagai ganggang. Sukmaku menggapai sukmamu, bersitaut serupa kiambang. Larut dalam kelucak ombak pasang.
Kulumur landai lampingmu sampai pasir menyerpih. Kudentur-dentur ceruk curammu hingga berbuih. Hingga kau-aku terdampar, terkapar, di altar tarikh.
Peramal separuh perih, sampai perahu pertama bangkit dari kaki langit. Selebihnya biar kusimpan disamping jantungku betapapun pahit.
Sebab, selagi selat susut, kita akan saling mencari. Dipandu denyut nadi.
Kuharap kita akan bersua di sebuah bukit yang menyimpan sungai jernih, dimana jantung kita yang terbelah kembali lekat dan luka pun pulih.
Dan di tanah yang tabah itu, hidup akan tumbuh. Kau bagian diriku, aku bagian dirimu. Dua jiwa satu tubuh.
Senantiasa saling butuh, tanpa yang satu yang lain tak utuh

Saturday, October 6, 2012

DARI YANG BERPUISI (2)

 



Seorang diri, secangkir kopi, setumpuk ilusi
....sebuah puisi oleh Sitok Srengenge






Sejauh kau pergi, di mana pun kau kini, kita berada di bawah lengkung langit yang sama. Riap rinduku mengenangi seluruh samudera.
Tidakkah kau tahu, dalam buku-buku batinku terguris namamu? Huruf-huruf duka yang merembaka jadi cerita.
Kadang, ketika halaman putihku penuh olehmu, aku ingin meniru pohon yang gugur daun, mendamba hujan demi meluruhkan kenangan.
Sampai jiwaku kuyup, kelopakku kuncup. Sedang kau menjelma gema, menggelimang kesepianku yang menggeliat gamang.
Kata-katamu, kau tahu, kadang bunga biru rumpun perdu; sesekali belati yang membelai belikat hati. Membuatku merekah, pasrah.
Dan bungaku luruh saat belatimu menyentuh. Layu. Luka. Dihatiku kau terpahat, mungkin tak kekal, tapi biarlah kuingat tanpa sesal.
Kelak jika kau kembali, tiap kata telah memilih maknanya sendiri. Mungkin tak lagi kau kenali.
Kau bukan penyair culas, kekasih. Cuma penyihir yang melintas ketika aku sedang ringkih.
Atau, kau pengembara yang gampang terkesima. Mengurai lintang bibir bagai jejak sungai di padang pasir. Hanyut aku dalam arusmu.
Lalu bersama kita menguap sebagai fatamorgana, mendekap harap sungguhpun fana. Atau terurai jadi kerikil, meratapi yang mustahil.

Sumber Gambar


Tuesday, October 2, 2012

3 BULAN LAGI

Terinspirasi oleh tweetnya Pak Jamil Azzaini hari ini, yang mempertanyakan "Tahun 2012 tinggal 3 bulan lagi target apa yang belum tercapai?", padahal boro-boro mikirin target yang belum tercapai, bikin target buat tahun 2012 aja kayanya gak..hehe.

Tapi, beneran deh jadi gatel juga pengen bikin target buat 3 bulan kedepan, sesuatu yang sampai saat ini sulit dicapai, bukan karena sesuatu itu hal yang besar dan rumit, tapi butuh ketegasan diri dalam mencapainya. Karena saat ini saya akan menuliskan target tersebut dan membiarkan pembaca blog ini menjadi saksinya, saya benar-benar berharap dengan cara seperti ini bisa memaksakan diri saya untuk berusaha mewujudkannya.

1. Percepat tidur dan percepat bangun
   Sekarang ini saya sering sekali bahkan mungkin hampir selalu tidur larut malam, hasilnya saya sulit sekali untuk bangun dini hari dan subuh. Karena merasa masih ngantuk malah suka tidur lagi setelah subuh, jadi telat mandi, telat berangkat kerja deh. (Jangan dicontoh ya! hehe)

2. Nabung
    Percaya gak percaya tabungan yang saya punya sama sekali tidak bisa disebut tabungan. Gak usah panjang ceritanya tentang ini karena gak kuat sama malunya..hehe.

Sudah, rasanya dua hal ini yang paling saya inginkan tercapai dalam waktu terdekat ini..mudah-mudahan nih ya..mudah-mudahan...aamiin.

Saya akan membuat postingan report hasil pencapaian target ini Tanggal 1 Januari 2013, semoga gak lupa..haha. #Fighting
     

Sunday, September 30, 2012

LEMAH

Saat-saat merasa lemah ialah saat-saat kita mengetahui bahwa kita sedang menyiksa diri sendiri. Bersedih hati, resah, putus asa, patah hati terhadap apa yang belum atau mungkin tidak dimiliki. Secara sadar ilmu sebenarnya telah dimiliki, segala solusi telah tertulis dan diketahui, pengaplikasianlah yang kemudian dipertanyakan. Apakah ini efek dari sebuah karakter penyerah, tak berani mengambil resiko? Atau hanya sebuah pembenaran semata.

Karena layaknya rindu, kesedihan pun candu, semakin sedih hingga sepi terasa. Terkadang kita malah menikmatinya, menyendiri di kamar gelap berbaring di kasur dengan selimut menutupi kepala menangis setiap lagu patah hati terdengar dari radio, dan kita lakukan ini setiap hari hingga entah kapan.

Saat ini saya tidak akan memberikan nasihat, karena rasanya terlalu mudah untuk diucapkan dan saya pun belum ahli dalam mengatasi hal ini. Tapi rasanya lelah juga untuk merasakan ini semua, apalagi setiap hari dan entah akan berakhir kapan. Selama kita belum puas merasakan sakitnya rasanya kita akan terus melakoni ini.  

Maka ini semua harus berhenti SEKARANG, karena hidup bukan hanya sekedar kisah cinta. Berhentilah merasa menjadi korban, behentilah merasa hanya kita yang sengsara seperti ini, berhentilah terbuai dan terlena dengan rasa sakitnya. Setelah itu, barulah buka kembali buku ilmu yang dimiliki. Dan kali ini aplikasikan!

*Sebuah renungan bagi diri (juga)

Friday, September 28, 2012

NIAT

Ada yang pernah bermasalah dengan niat? Atau kau anggap niat hanya sebuah hasrat hati untuk sebuah tindakan? Hingga kau tak pernah menanyakan pada hati apa sebenarnya niat yang tersimpan? Apakah niat itu tunggal tak bercabang atau niat itu nyaris tak menempel dalam hatimu? Hanya sebuah tindakan tanpa makna.

Pernah dengar seorang ustad ternama negara ini berdakwah dan senang sekali bersenandung? ada salah satu senandung lamanya mengenai hati. Jagalah hati..Jangan kau kotori..Jagalah hati...lentera hidup ini. Ya, Aagym. Saat senandung ini menjadi pembicaraan dan menjadi sebuah trend pada masanya, saya hanya menanggapi senandung itu sebagai lagu enak. Hingga saat saya mendengar beliau lagi yang berceramah mengenai hati di Daarut Tauhid. 

Ada satu bahasan tentang orang yang pergi ke masjid untuk itikaf, pada saat sampai di dalam masjid terlihat orang-orang sedang tidur, hanya dia yang terjaga, lalu dalam hatinya dia berkata "Alhamdulillah, ternyata saya bisa terjaga hingga sekarang, dan hanya saya yang terjaga di masjid ini". Seketika itu hatinya telah sombong. Walaupun dia tidak mengutarakannya dalam lisan, namun apa yg tersirat dalam hati Allah pasti mengetahui.

Pernahkah kamu bersedih saat orang yang kamu suka tidak bisa hadir di sebuah acara sosial yang memang kalian berkerja bersama untuk mewujudkan acara itu? Bukan karena tugasnya nanti akan menjadi bebanmu. Bukan karena ketidakhadirannya mengacaukan acara. Namun rasanya sepi..rasanya hampa..rasanya tidak usah jadi sajalah acara ini kalu tak ada dia. Berpikirlah dengan segera, renungkanlah! Apa sebenarnya niatmu menjalani acara sosial ini? Kegiatan yang seharusnya kau mengharap berkah dari-Nya tapi telah terkotori dengan niat-niat lain. Renungkanlah.

Hati-hatilah terhadap setan yang dengan pintarnya masuk di sela-sela sempit diantara kebaikan. Merusak niat lurus dan baik kita, bahkan tanpa disadari oleh kita sendiri. Maka senandung lama Aagym itu sudah bukan lagi hanya sebuah lagu enak tapi sebuah pemahaman, benar-benar kita harus waspada, jika bukan kita sendiri yang harus menjaga hati kita lalu siapa lagi?

"Ya Allah sesungguhnya aku memohon anugerah cinta-Mu, dan cinta orang-orang yang mencintai-Mu, serta usaha yang dapat mengantarkan aku pada cinta-Mu. Ya Allah, jadikanlah cinta-Mu sesuatu yang paling aku senangi"(H.R.Ahmad)

Tuesday, September 25, 2012

APA YANG DICARI?


Apa yang dicari? Kebahagiaan atau ketenangan?

Pertanyaan ini tanpa saya sadari pernah saya posting dua kali, keduanya saya posting pada saat saya merasa kebingungan, dalam kondisi hati yang kacau dan tak bisa berpikir jernih. Rasanya ada perang antara hati dan otak. Berharap sebuah jawaban untuk menghilangkan kebingungan itu.

Dari kedua posting itu, dua-duanya mendapat komentar yang berbeda-beda sesuai cara pandangnya masing-masing. Ada yang hanya berempati, ada yang bilang ketenanganlah yang dicari karena setelah tenang maka bahagia pun didapat, sebaliknya ada yang bilang kebahagiaan dulu yang dicari karena setelah bahagia maka tenang akan mengikuti, ada juga yang bilang keduanya (ketenangan dan kebahagiaan) harus didapatkan berbarengan. Mereka berdiskusi tanpa ada kesimpulan. Mereka tetap "keukeuh" dengan pemikiran mereka masing-masing. Pada saat itu memang saya lebih banyak menyimak.

Setelah selesai membahas di postingan ke-dua, saya merasa sia-sia dengan memposting pertanyaan itu, karena walaupun ada beberapa pandangan tapi tidak menghilangkan kebingungan yang saya rasakan. Saya kapok mengumbar kebingungan, mengharap jawaban dari orang-orang yang sebenarnya memang tidak tahu apa masalahnya. Memang seharusnya saya bertanya pada Yang Maha Mengetahui.

Melalui sejalannya hidup, semakin banyaknya buku dan artikel yang dibaca, semakin seringnya majelis ilmu yang dihadiri, pemahaman-pemahaman baru muncul dan memberikan jawaban. Bukan ketenangan ataupun kebahagiaan yang dicari, tapi kebenaran lah yang mesti dicari. Kebenaran dari Yang Maha Benar. Kebenaran yang akan membawa kita kepada ketenangan dan kebahagiaan. Mendekat kepada-Nya dapatkan kebenaran, dapatkan kebahagiaan, dapatkan ketenangan.Mari.

Wallahual'am bish shawab

Thursday, September 20, 2012

PETUNJUK MALAM


Saya sangat percaya bahwa Allah selalu memberi petunjuk pada kita. Petunjuk agar hidup kita selamat di dunia ini. Dan saya sangat menyadari bahwa Allah memberikan petunjuk tersebut melalui apa saja, siapa saja, dimana saja. Selain kitab-Nya tentu saja. Maka sesuai dengan perintah-Nya dalam kitab bahwa kita harus membaca, maka saya selalu berusaha untuk membaca. Membaca petunjuk tersebut.

Membaca solusi apa yang sebenarnya Allah berikan terhadap masalah yang saya hadapi, terhadap keresahan hati yang saya alami, kepenatan yang saya rasakan. Kadang jawaban itu ada di acara Mario Teguh yang rasanya sebuah kebetulan temanya sesuai dengan pertanyaan-pertanyaan saya. Kadang jawaban itu ada di teman saya, ada di nasihat-nasihatnya atau pengalaman hidupnya. Dan terkadang jawaban itu ada di dalam buku atau artikel-artikel.

Dibandingkan dulu sekarang ini saya sering sekali mencari,membuka dan membaca buku dan artikel-artikel. Pada dasarnya, dan mungkin pada kebanyakan orang, saya suka mencari saat-saat saya bisa bilang "ini cerita saya banget", lalu setelah itu saya mencari jawaban dicerita itu yang bisa jadi jawaban bagi diri saya sendiri juga. Apakah cara itu salah, saya pun tidak tahu.

Namun ada suatu moment pada saat saya membaca sebuah tulisan seorang penulis novel malam ini, di saat itu saya berpikir sungguh menggugah sekali tulisan ini, pada saat membacanya pun saya sedang terharu dan hampir menangis, hingga sampai pada sebuah paragraf.
 "My dear, kita selalu punya cara jika ingin bermanfaat bagi orang lain. Selalu. Maka mulailah dilakukan. Dikongkretkan. Sebagai penulis, sy mungkin bisa membuat indah kalimat, mungkin membuat hati berembun, mungkin membuat kalian menangis atau tiba2 bersemangat, tapi itu hanya kalimat2. Kalianlah yg akan membuatnya mnejadi nyata, dengan tindakan kongkret."

Jujur, rasanya sedikit tertampar, mengingat rasanya saya mudah sekali terharu, bersemangat dan bahkan meyakini semua tulisan-tulisan yang saya baca, tapi sebenarnya yang menjadi pertanyaan besarnya adalah "Apa yang sudah saya lakukan atas hikmah yang saya dapatkan dari tulisan-tulisan itu?", "Adakah tindakan-tindakan kongkret itu?"

Benar-benar sebuah PR besar, sehingga saya tidak terus terbuai dalam menikmati perasaan tergugah, terharu, bersemangat yang hanya menempel pada tulisan dan hilang setelah saya selesai membaca tulisan tersebut.


Friday, September 14, 2012

NASIHAT

Tidak tahu lalu melakukan kesalahan itu lebih mudah dinasihati ketimbang yang lakukan salah namun mengiranya sebagai kebenaran.

Wednesday, September 12, 2012

SEBAB AKIBAT

Dimana ada sebab disitu ada akibat, dimana ada aksi disitu ada reaksi. Segala hal dalam hidup ini tidak jauh dari sebab akibat. Karena nonton film hingga larut malam mengakibatkan kelelahan, dan kelelahan menjadi sebab bangun terlambat, lalu bangun terlambat mengakibatkan terlambat masuk kerja, yang menyebabkan atasan marah. Satu keputusan untuk melakukan tindakan yang kita kira sepele ternyata bisa menyebabkan sebuah rentetan sebab akibat berikutnya yang bisa jadi tidak sepele lagi.

Jangan anggap tindakan yang kita lakukan hanya menjadi sebab akibat bagi diri sendiri, tapi secara otomatis menjadi sebab akibat bagi orang lain. Karena datang terlambat dan kelelahan akibat kurang tidur maka performasi kerja pun menurun, yang sudah bisa dipastikan akan mempengaruhi pekerjaan bagian lain yang terkait dengan anda, laporan dari anda akan ikut terlambat untuk bagian lain dengan potensi kesalahan yang tinggi pada laporan anda. Setiap kita manusia memiliki peran di dunia ini. Peran kita ini menjadi sebab akibat bagi peran orang lain dan menjadi sebab akibat berikutnya bagi peran orang lainnya lagi, begitu seterusnya.

Jangan terlalu mengeluhkan sikap orang lain terhadap kita, padahal sebenarnya dia sedang memainkan perannya agar menjadi sebab perubahan atau perbaikan bagi diri kita. Jalanilah peran kita sebaik-baiknya. Jadilah sebab yang baik agar menghasilkan akibat yang baik pula, bagi kita sendiri dan orang-orang sekitar kita.

Tuesday, September 11, 2012

#911

World Trade Center (taken from Wikipedia)

World Trade Center Collapse (taken from Dailymail)



Hari ini tepat 11 tahun yang lalu, sebuah tragedi yang sedikit banyak menyebabkan tragedi-tragedi lainnya, bagaimana kejadian ini berpengaruh pada muslim dan warga Amerika sendiri. Berikut saya kutip ulasan mengenai kejadian tersebut dari kacamata Bang Fuadi di twitter (@fuadi1). Penulis Novel Negeri 5 Menara dan Ranah 3 Warna yang kebetulan saat itu sedang berada di Amerika.
  • Mau cerita dikit ttg sekitar peristiwa 11sep2001. kira2 jam 9 pagi 11 tahun lalu, sy & sampe di kantor di washington dc #911 
  • Waktu kami keluar apartemen di foggy bottom, mau kerja ke VOA, langit biru cerah, udara nyaman, tdk sangka hari ini mengubah dunia #911
  • Setiba di kantor di dkt capitol, sy dan teman2 berkerumun di dpn tv, gambar twin tower terbakar. baru 1. dan blm terlalu panik #911  
  • Tiba2 tower 2 ditabrak pesawat lain. orang bingung, resah, kaget, takut. ini pertama kali AS diserang di jantungnya. mrk tdk biasa #911
  • Media2 di jkt mulai ngontak dan kita langsung liputan ke downtown & pentagon yg jg kena hajar. suasana lengang dan bingung #911  
  • Diserang, AS memburu alqaeda. semua pintu masuk gedung dipasang detektor & diperiksa ketat. sejak itu semua bandara jd tdk nyaman lg #911
  • Ada warga AS yg curigai yg berwajah arab & asia. orang sikh yg sll pakai surban pun kena. orang AS banyak yg g tahu dunia di luar AS #911
  • Tp ada jg warga AS yg malah jd membaca banyak info ttg islam dan arab setelah #911. ada yg jadi lbh mengerti, ada jg yg tidak
  • Nah, korban twin tower di manhattan sendiri sampai ribuan orang. uniknya gak ada orang indonesia. padahal banyak jg yg kerja di sana #911
  • Kata teman sy di NY, warga indonesia yg harusnya ada di twin tower itu umumnya telat masuk kantor pagi itu, jd malah selamat #911
  • Warga AS bingung knp #911 terjadi. smg mrk lbh terbuka melihat dr sudut pandang di non-AS. AS kerap dibenci. Superpower & self-centered
  • Alasan telat macam2. ada yg harus ke tempat lain dulu, ada yg ga masuk kerja & minta digantiin orang lain. penggantinya itu tewas #911
  • Korban warga indonesia sebetulnya ada 1 orang. dia salah satu penumpang di pesawat yg nabrak twin tower #911
  • Apa pun itu, perencanan #911 itu canggih. tp 1pswt jatuh sblm capai sasaran yg katanya white house. bayangkan efeknya kalo kena.
  • Mnrt kabar 3 bln sblm #911 sdh ada peringatan dari intel CIA ttg modus pakai pswt ini. Bush dikecam krn tdk menindaklanjuti warning ini
  • Korban twin tower tdk hanya pekerja, tp jg tim pemadam kebakaran yg masuk utk memadamkan api. pdhal menara 110 lantai itu runtuh #911
  • 19pembajak, 4pswt, 3rb jiwa, 2 kantor berlantai 110. ikut picu serangan AS ke afghanistan, iraq dll. rugikan peradaban manusia & Islam #911
  • Beragam teori konspirasi ttg #911. silakan baca sendiri. tp sy yg datang ke pentagon di hari itu mmg tdk liat bangkai pesawat di reruntuh
  • Entah krn bangkai pesawat sdh diangkat, atau hangus, atau dinding pentagon itu bs hancurkan pswt. pentagon sendiri spt benteng lapis 4 #911
  • Sy pernah masuk pentagon wwcr wamenham paul wolfowitz. 5 lapis gedung penuh lorong, militer hilirmudik, interior boring, tp kokoh #911
  • kalo penasaran ttg memo intel FBI bln juni sblm #911, google "phoenix memo". kalo benar, hebat sekali intelnya, tp knp tdk diantisipasi?
  • Ada tokoh indonesia di NY yg berpengaruh, ust syamsi ali yg baca quran di peringatan #911 di yankee stadium NY. dihadiri clinton dll  
  • Efek lain #911 adalah adanya UU Patriot yg memberi kekuasaan bsr kpd negara dlm menindak apapun ttg terorisme,spt matai2 warga yg dicurigai
  • #911 punya efek domino, menyulut perang2 lbh besar. siapa pun pelakunya bertanggung jawab utk bencana kemanusiaan ini.  

Saturday, September 8, 2012

DARI YANG BERPUISI

Sitok Srengenge

Puisi ini saya kutip dari twitter Sitok Srengenge, saya juga tidak menemukan judul puisi ini. Tapi, apalah sebuah judul, syairnyalah yang bisa menghanyutkan rasa. Selamat menikmati.


Sendiri di Stasiun Tugu, entah siapa yang ia tunggu.
Orang-orang datang dan lalu, ia cuma termangu.
Sepasang orang muda berpelukan sebelum berpisah, seolah memeluk harapan; ia mendesis seperti mengecap dusta yang manis.
Ia menatap rel menjauh dan lenyap di dalam gelap, bertanya: di mana ujung perjalanan, kapan akhir penantian?

Lengking peluit, roda-roda berderit, tepat ketika jauh di hulu hatinya terasa amat sakit.
Kapankah benih kenangan pertama kali tumbuh, kenapa ingatan begitu rapuh? Cinta mungkin sempurna, tapi asmara sering merana.
Andai akulah gerbong kosong itu, akan kubawa kau dalam seluruh perjalananku.

Di antara orang berlalang-lalu, ada masinis dan para portir. Di antara kenanganku denganmu, ada yang berpangkal manis berujung getir.
Cahaya biru berkelebat dalam gelap, kunang-kunang di gerumbul malam. Serupa harapanku padamu yang lindap, tinggal kenang timbul-tenggelam.
Dua garis rel itu, seperti kau dan aku, hanya bersama tapi tak bertemu.
Seperti balok-balok bantalan tangan kita bertautan, terlalu berat menahan beban.
Mungkin kita hanya penumpang, duduk berdampingan tapi tak berbincang, dalam gerbong yang beringsut ke perhentian berikut.

Di persimpangan kau akan bertemu garis lain, begitu pun aku. Kau akan jadi kemarin, yang kukenang sebagai pengantar esokku.
Jadilah masinis bagi kereta waktumu, menembus gulita. Tak perlu ada tangis jika kita bersua suatu waktu, sebab segalanya sudah berbeda.
Mungkin kau akan tertidur dan bermimpi tentang bukan aku, sedang aku terus melantur mencari mata air rindu.
Tidak, aku tahu, tak ada kereta menjelang mata air. Mungkin kau hanya petualang yang (semoga tak) menganggapku tempat parkir.



SUMBER PUISI 

DO

Kenangan, doa, harap, semua akan menguap. Hanya yang bertindak bakal meninggalkan jejak.

- Sitok Srengenge -

Friday, September 7, 2012

TRAVEL IS ABOUT..

Lapangan Udara Internasional Malaysia (17 Juli 2012)

Me and friends at Universal Sudio Singapore (15 Juli 2012)

"Travel is about the journey, not the destination" Pernah baca atau dengar quote ini?Ya, banyak traveller dan backpacker mengamini quote ini karena petualanganlah yang memberikan kesan, yang memberikan makna, yang memberikan pemahaman baru bahkan dengan tempat tujuan yang sama. Tujuan sendiri menjadi bonus, buah hasil dari petualangan tersebut.

Dari pengalaman saya melakukan backpacking, perjalanan dimulai dengan membuat perencanaan. Membuat itinerary, sebuah rencana perjalanan berisikan tempat-tempat yang akan dikunjungi, transportasi yang akan digunakan, seberapa lama kita akan diam di satu tempat, hingga rencana anggaran biaya yang dibutuhkan.

Itinerary tentu saja dibuat setelah ditentukan berapa orang yang akan mengikuti perjalanan, karena hal ini akan mempengaruhi dalam share cost baik penginapan maupun transportasi. Akan beda ceritanya jika memang perjalanan dilakukan sendiri atau solo traveller. Semakin banyak orang yang terlibat biasanya akan sulit untuk dikoordinasi karena akan semakin banyak kepala, semakin banyak keinginan, dan semakin banyak perbedaan kekuatan fisik. Oleh karena itu, saya pribadi lebih nyaman melakukan perjalanan dengan sedikit orang, hanya orang-orang terdekat dan orang-orang yang bisa diajak susah.

Kenapa saya lebih nyaman melakukan perjalanan dengan orang-orang terdekat dan yang bisa diajak susah, karena saya berpikir jika perjalanan bisa dilakukan dengan anggaran yang murah, kenapa tidak? Secara otomatis saya butuh teman perjalanan yang sevisi, karena sudah hampir bisa dipastikan dalam perjalanan itu tidak selalu menyenangkan. Orang-orang terdekat lah yang kurang lebih akan sevisi, senasib dan sepenanggungan..hehe.

Karena teman perjalanan ini akan mempengaruhi seberapa menyenangkannya perjalanan yang dilakukan, maka saya nyatakan penentuan teman perjalanan ini sangat penting. Jadi selain "Travel is about the journey, not the destination" saya pakai quote  tambahan "Travel is not about destination but with whom we do the travel"

Jadi, keluarlah, lakukan perjalanan sejauh-jauhnya, bersama orang-orang tersayang, dan berharaplah menemukan pemahaman baru. Have a fun and safe trip :)

Thursday, September 6, 2012

PILIHAN

Semua itu pilihan. Ayam goreng daripada ayam bakar, motif bunga daripada hewan, jazz daripada rock, pria hitam manis dengan rambut yang terlihat seolah dia baru bangun tidur alias acak-acakan daripada pria putih bersih dengan rambut klimis dengan gel yang tebal.

Mata, telinga, lidah bahkan hati kita memilih. Bagaimana mata memilih untuk tidak melihat sesuatu yang tidak benar, telinga memilih untuk tidak mendengar gosip, lidah memilih untuk memakan yang haram. Berkawan dengan kesombongan, iri, dengki, putus asa atau bersahabat dengan keramahan, rendah hati dan optimis. Mengabaikan kemampuan diri atau mengembangkannya. Merasa gundah, sedih marah atau bahkan senang gembira.

Seluruh emosi dan pikiran ini memilih. Dari hal yang paling sederhana dalam hidup kita seperti menentukan menu makan hingga menentukan tujuan hidup. Jadi janganlah menyalahkan orang lain atas pilihan kita yang kurang bijak hingga kita perlu jatuh sesaat. Segera bertafakur, perbaiki, bangkit dan buatlah pilihan lagi.

Wednesday, September 5, 2012

ISTIGHFAR

Banyak-banyaklah mengucap Istighfar, karena pada saat kita benar pun, kita bisa menyampaikannya dengan cara yang salah, hingga menyakiti orang lain.

Astaghfirullahaladzim