Orang baik itu ternyata banyak. Padahal rasanya kita orang yang biasa saja. Ramah biasa saja, perhatian biasa saja, peduli biasa saja. Bahkan lebih sering merasa tidak begitu. Tidak begitu ramah alias judes, tidak begitu perhatian dan tidak begitu peduli alias cuek.
Tapi seperti tertampar saat orang yang kita kira akan jauh dari mengingat, perhatian bahkan peduli terhadap kita, menyapa dan mengutarakan bahwa dia rindu dan bertanya banyak hal tentang kabar kita pada saat yang sama.
Hingga sesaat kita berpikir "Bagaimana bisa?". Bagaimana bisa kita yang tidak begitu memberikan kontribusi di kehidupannya bisa membuat kita merasa menjadi salah satu orang yang (pernah) "dianggap" olehnya.
Dengan kadar ramah, perhatian dan kepedulian yang sekedarnya ini saja kadang bisa membuat orang menganggap kita orang lebih dari itu, apalagi jika kita buat lebih dari sekedar. Saya, kita harusnya "menjaga" orang-orang seperti itu, orang-orang yang mungkin sebenarnya menghargai hal kecil baik yang pernah kita lakukan kepadanya. Dan tentu saja kita harus terus menjaga orang-orang baik yang memang sudah bersama kita.
*kicauan siang hari disela pekerjaan kantor yang memang lengang (12.38)
*kicauan siang hari disela pekerjaan kantor yang memang lengang (12.38)
No comments:
Post a Comment
Tanggap menanggapi